Sabtu, 03 Februari 2018

Meniti Jejak di Long Isun

Dengah Maring Umaq Lung Isun
Dengah Sayuq Dengah Banguq Putung Lu'ung...

Itulah salah satu penggalan lagu yang diciptakan oleh putra daerah Long Isun yaitu Bahalan Tigang. Lagu yang merupakan kabar sukacita dan keindahan yang dimiliki Kampung Long Isun. Terletak diantara 12 kampung yang berada di Kecamatan Long Pahangai Kabupaten Mahakam Ulu Provinsi Kalimantan Timur, Long Isun sendiri mempunyai banyak cerita yang menarik, khususnya cerita tentang kepindahan serta cerita asal usul sejarah dan budaya mereka. Meniti jejak budaya dan sejarah di Long Isun tak cukup jika hanya sehari atau dua hari. Kita dapat menguak berbagai informasi tentang hutan adat yang dimiliki, keanekaragaman budaya dan adat istiadat, bahkan hingga saat ini nenek-nenek atau wanita yang telah lanjut usia dengan kata lain mereka yang merupakan pemangku adat di Kampung Long Isun masih memiliki Telinga Panjang (Telingaan : Bahasa Bahau Busaang)
Picture 1. Inai Yeq salah satu Wanita Adat Long Isun bertelinga panjang
Telingaan ini merupakan salah satu keunikan yang dimiliki, uniknya mengapa? karena telingaan atau telinga yang panjang menjuntai dengan lempengan tembaga ringan berupa gelang (hisang: Bahasa Bahau Busaang) merupakan tanda bahwa kedewasaan telah dimiliki seorang pria atau wanita serta melambangkan kegagahan dan kecantikan mereka. Memang belum sepenuhnya mewakili pengartian dari maksud pemakaian atau penggunaan telingaan ini, akan tetapi terbersit sebuah pesan budaya dan adat istiadat yang sangat kental didalamnya. 
Selain para wanita, para pria juga menggunakan hisang tersebut ditelinga mereka, akan tetapi bentuknya berbeda yang hanya terdiri dari satu pasang untaian tembaga atau kuningan yang disesuaikan beratnya dengan si pengguna. Tentu saja, maksud dari penggunaanya sama dengan para wanita, yakni menandakan kedewasaan dan kegagahannya.
Sebagai salah satu budaya yang telah turun temurun dilakukan, banyak sekali kemerosotan yang terjadi dikalangan anak muda Long Isun, hal ini karena barang tentu banyak yang merasa malu dengan menggunakan aksesoris tersebut, padahal sebenarnya akan memberikan hal dan pengertian serta maksud yang sama bagi para pemuda penerus jika menggunakannya. 
Picture 2. Inai Tipung salah satu Wanita Adat Long Isun bertelinga panjang

Sejenak meninggalkan cerita tentang telinga panjang, menguak berbagai kekayaan destinasi pariwisata alam dikampung Long Isun pun akan membuat kita tergoda untuk mendatanginya. Banyak hal yang bisa dinikmati, selain keindahan alam yang masih terjaga asri dengan hutan rimbanya, didalamnya juga menyimpan potensi ikan yang sangat luar biasa. Masyarakat Kampung Long Isun yang penuh dengan kearifan menjaga potensi alamnya, hingga saat ini masih menikmati potensi alam tersebut. Hanya saja hingga saat ini, pemerintah kampung sendiri masih berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar yang digenjot semenjak kepindahannya dari kampung asal Long Isun lama. 





Picture 3. Sketsa Keindahan Alam Long Isun

Picture 4. Kejernihan Sungai Melaseh di Long Isun

Padahal potensi alam tersebut dapat diolah dan digali menjadi pendapatan asli kampung dan juga dapat membantu pemerintah kabupaten dalam memajukan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Mahakam Ulu. (bersambung)......




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

VIDEO DESTINASI WISATA DI KAMPUNG LONG ISUN KECAMATAN LONG PAHANGAI KABUPATEN MAHAKAM ULU Sebelum menyambung halaman yang belum tersambung...